Mengapa
aku harus dilahirkan ?
Menegapa aku dilahirkan? Itu mungkin pertanyaan yan aneh. Tapi utulah
pertanyaan yag muncul ketika aku sedang mengalami kesulitan. Mungkin aku
bersyukur dilAhirkan kedunia ini. Menjalani hidup bersama orang-orang yang
kusayangi, merasakan lialiku dunia. Tapi akankah lebih bersyukurnya aku bila
tidak pernah dilahirkan didunia ini.
Bagiku dunia ini hanya
persinggahan sementara. Hidup ini begitu singkat, mulai dari dilahirkan,dirawat
saat bayi, mulai tumbuuh dan mengenali
isi dunia dengan cara bersekolah. Setelah dewasa betemu dengan menikah dan
akhirnya pun meninggal. Setelah meninggal bagi orang yang beragama pasti
percaya apakah setelah meninggal kemudian masuk syurga atapun neraka. Beryukur
apabila masuk syurga. Jika masuk neraka mungkin penyesalan semasa hidup sangat
besar. Menyesal melakukan aktivitas yang melanggar aturan-aturan agama.
Hidup di dunia bagaikan masuk penajara. Segala akivitass hidup diawasi
dan diatur oleh maha pencipta. Kita
tidak dapat berbuat sesuka hati selama hidup diduia. Maka dari itu alangkah
baiknya jika aku tidak dilahirkan. Aku tidak ingin nterpebjara di dunia yang
penuh dengan aturan ini. Beruntung bila dilahirkan dengan keluarga yang kaya ,
segala kebutuhan hidup dapat terpenuhi. Tapi apabila dilahirkan di keluarga
miskin yang hanya untuk makan sehari saja rela banting tulang cari uang demi
sesuap nasi agar dapat bertahan hidup. Disitulah kita merasakan sengsaranya
hidup didunia.
Tidak sedikit orang yang mencoba untuk kabur dunia yang bagaikan penjara
ini. Mencoba untuk bunuh diri dengan berbagai cara dengan maksud mencoba untuk
kabur dari persoalan-persoalan yang dihadapi walau itu hanya persoalan yang
kecil yang dapat diatasi dengan sedikit usaha dan kesabaran.
Hidup di dunia memanglah tidak mudah. Berbagai macam aturan yang harus
dipatuhi ialah hukum pemerintah dan hukum agama. waktu yang begitu singkat bertemu
dengan orang-orang yang dikasihi kemudian harus terpisahkan karena harus
meninggalkan dunia. Hidup dan kerja keras berbagai cobaan yang dialami
seakan-akan jika ada pilihan untuk lahir atau tidak. Mungkin banyak yang
memilih untuk tidak dilahirkan daripada hidup didunia yang penuh dengan
kesengasaran hidup.
B 501 15 090
M USWANG
CREATIVE WRITTING
Tidak ada komentar:
Posting Komentar